SMK Negeri 2 MalangEducation for all

Pesan Mendalam di Balik Kibaran Bendera: Cara Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota Memagari Masa Depan Siswa

KOTA MALANG – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Indoor SMK Negeri 2 Malang pada Senin, 2 Februari 2026. Bukan sekadar rutinitas awal pekan, upacara bendera kali ini menjadi momentum krusial bagi ratusan siswa kelas X dan XI untuk membentengi diri dari ancaman narkotika dan memperkuat jati diri sebagai calon tenaga kerja profesional yang berkarakter. Upacara dimulai […]

0
69
Pesan Mendalam di Balik Kibaran Bendera: Cara Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota Memagari Masa Depan Siswa

KOTA MALANG – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Indoor SMK Negeri 2 Malang pada Senin, 2 Februari 2026. Bukan sekadar rutinitas awal pekan, upacara bendera kali ini menjadi momentum krusial bagi ratusan siswa kelas X dan XI untuk membentengi diri dari ancaman narkotika dan memperkuat jati diri sebagai calon tenaga kerja profesional yang berkarakter. Upacara dimulai tepat waktu dengan laporan tegas para pemimpin barisan kepada Pemimpin Upacara, Hafiz Mahardika Vilandoshifa kelas XI TKJ 2, yang memimpin jalannya upacara dengan komando yang solid.Dalam amanatnya sebagai Pembina Upacara, Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Daky Dzul Qornain, S.H., M.H., menyampaikan pesan dari Kapolresta Malang Kota, Kombespol Putu Kholis Aryana, S.I.K., yang menekankan bahwa esensi Merdeka Belajar bagi generasi siap kerja bukan sekadar kebebasan tanpa batas, melainkan kekuatan pengendalian diri untuk memilih hal positif serta membuang pengaruh buruk demi menyongsong masa depan di dunia industri. Beliau menekankan bahwa karakter Pelajar Pancasila adalah kunci utama. Ancaman nyata seperti peredaran gelap narkoba disebut sebagai penghancur masa depan yang paling instan. Dengan suara lantang, pembina mengajak seluruh warga SMK Negeri 2 Malang untuk berani berkata "TIDAK PADA NARKOBA" dan mengisi waktu dengan kegiatan positif demi menjaga nama baik diri, orang tua, dan almamater. Nuansa penuh semangat berlanjut saat peserta upacara mengucapkan Ikrar Pelajar Indonesia. Tak hanya itu, lapangan indoor tersebut bergema dengan nyanyian bersama lagu "Rukun Sama Teman" karya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Lagu ini menjadi simbol penguatan etika pergaulan antar-siswa yang harmonis. Kemeriahan pecah di penghujung upacara saat sesi pembagian doorprize. Beberapa siswa yang berhasil menjawab tantangan pertanyaan dari pembina upacara tampak antusias menerima apresiasi tersebut. Pasca-upacara, fokus berpindah ke Ruang Kepala Sekolah. Di sana, suasana hangat namun serius terbangun dalam koordinasi dan penyuluhan kepada perwakilan pengurus OSIS Asima 17. Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, S.Sos., M.Hum., memimpin diskusi yang mencakup berbagai isu strategis, mulai dari adab dan keamanan berkendara (safety riding), bahaya balap liar, hingga program "SIM Goes to School". Menariknya, pihak kepolisian juga memberikan sosialisasi terkait pendaftaran Akpol bagi siswa yang berminat mengabdi pada negara.Forum koordinasi strategis ini dihadiri oleh Plh. Kepala SMK Negeri 2 Malang, Zulqoidah, S.Kom., Waka Kesiswaan Srirohatul Juma'idah, S.ST.Par., Pembina OSIS Siti Maria Ulfa, S.Pd., Gr., dan Protokol Humas Erwin Mulyo Pambudi, S.Pd., M.Pd., Gr., yang bersinergi langsung dengan jajaran Polsek Lowokwaru yang diwakili oleh Kanit Binmas Iptu Tri Sulistiyo, S.H. serta Bhabinkamtibmas Ketawanggede Aiptu Catur Wiyono. Kegiatan sinergis ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kesepakatan antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, beradab, dan bersih dari narkoba.

Jurnalis : Erwin Mulyo Pambudi, S.Pd., M.Pd., Gr.

H
DITULIS OLEH

Humas

Tanggapan (0 )