Malang. Dalam rangka memperkuat kesiapan murid program Keahlian Kuliner dalam menghadapi dunia kerja, Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 2 Malang menyelenggarakan kegiatan Guru Tamu Kelas Industri bersama VernonCorp/Vernon Edu. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari (18 – 19 /8/ 2026). Kegiatan ini memadukan pembelajaran teori, permainan edukatif, kerja sama tim, wawasan profesi, hingga praktik di kitchen studio.
Pada hari pertama, Selasa (18/8/2026), bertempat di Vernon Edu, Jalan Letjen Soetoyo, kegiatan pembelajaran didampingi oleh Ibu Oliv dan Ibu Siska. Pembelajaran dikemas secara interaktif melalui kegiatan teoritis dan mini game yang dirancang untuk melatih fokus, kemampuan mengikuti instruksi, komunikasi, serta kerja sama tim. Kegiatan diawali dengan ice breaking berupa permainan Up-Down-Bum secara berpasangan. Murid dilatih untuk merespons instruksi dan melakukan gerakan secara cepat dan tepat. Melalui kegiatan tersebut, para murid mendapatkan penguatan bahwa fokus dan kemampuan menyimak arahan secara detail merupakan bagian penting untuk meminimalkan human error dalam pekerjaan.
Selanjutnya, para murid mengikuti tantangan kelompok yang terdiri atas lima orang. Setiap kelompok diminta merekonstruksi pola gambar berdasarkan ingatan menggunakan kertas HVS, empat buah origami, gunting, dan lem dalam waktu sepuluh menit.
Pada ronde pertama, sebagian besar kelompok belum berhasil menyelesaikan tantangan secara optimal. Evaluasi bersama menunjukkan bahwa kendala utama bukan hanya berkaitan dengan alat dan waktu, tetapi juga kesiapan tim dalam beradaptasi. Pada ronde kedua, jumlah gunting dikurangi menjadi satu, namun seluruh kelompok justru mampu menyelesaikan tugas tepat waktu setelah melakukan pembagian peran secara lebih jelas. Pada ronde ketiga, efektivitas kerja semakin meningkat ketika anggota kelompok melakukan rotasi tugas untuk saling menutupi kelemahan.

Pengalaman tersebut memberikan pembelajaran penting bahwa keberhasilan dalam dunia kerja membutuhkan adaptabilitas, kemampuan memahami instruksi, kerja sama, pembagian tugas, serta kemampuan menekan ego demi mencapai tujuan bersama.
Memasuki hari kedua, Rabu, (19/8/2026) kegiatan dilaksanakan di Kitchen Studio Jalan Bungur. Para murid yang hadir mendapatkan pengalaman belajar langsung mengenai lingkungan dapur profesional bersama Chef Aninda Rafika Widiowati, seorang Executive Chef.
Pada awal kegiatan, para.murid mendapatkan sambutan dan kesempatan berdialog mengenai tujuan mengikuti kegiatan di kitchen studio. Salah seorang murid yang hadir menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan mengikuti magang kelas industri.
Chef Aninda kemudian memberikan wawasan mengenai empat tingkat utama posisi kepemimpinan chef dalam dapur profesional, yaitu Executive Chef, Chef de Cuisine, Sous Chef, dan Chef de Partie. Struktur tersebut memberikan gambaran bahwa semakin tinggi posisi seorang chef, semakin besar pula tanggung jawab dalam kepemimpinan, pengambilan keputusan, pengawasan, pengendalian kualitas, pengelolaan sumber daya, dan pengembangan tim.

Bagi murid SMK Program Keahlian Kuliner, pengenalan jenjang kepemimpinan chef menjadi wawasan penting mengenai dunia kerja dan peluang pengembangan karier di industri kuliner. Dari kegiatan ini para murid dapat memahami bahwa perjalanan karier dapat dibangun secara bertahap melalui peningkatan keterampilan, pengalaman, kompetensi, dan kemampuan kepemimpinan.
Tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, mereka juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung melalui pembuatan chicken steak dan roll cake. Kegiatan praktik dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama pukul 08.00–10.30 WIB dan sesi kedua pukul 11.00–13.30 WIB.
Praktik tersebut menjadi sarana bagi para murid untuk menerapkan keterampilan sekaligus memahami budaya kerja di lingkungan dapur. Para murid kuliner tidak hanya dituntut menghasilkan produk makanan, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, koordinasi, pembagian tugas, komunikasi, serta tanggung jawab terhadap pekerjaan.
Sebagai bagian akhir kegiatan, murid program Keahlian Kuliner mendapatkan evaluasi, penguatan, dan pemantapan materi bertema “Mastering the Kitchen: Internship, Memahami Hierarki, Budaya Kerja, dan Strategi Menghadapi Tantangan Dapur”. Materi mencakup lingkungan kerja dinamis, pengenalan the brigade, sinergi rekan kerja, budaya dan etika dapur, bahasa komunikasi dapur, goal utama tim dapur, tantangan saat internship, serta strategi menghadapi tantangan.
Melalui kegiatan Guru Tamu Kelas Industri bersama VernonCorp/Vernon Edu, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai tuntutan profesionalisme di industri kuliner. Kegiatan ini menjadi bentuk pembelajaran yang menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia industri sehingga peserta didik diharapkan semakin siap menghadapi program magang, lingkungan kerja profesional, dan pengembangan karier di bidang kuliner.
Belajar dari industri, berlatih dengan pengalaman nyata, dan membangun budaya kerja profesional menjadi bekal penting bagi para murid SMK program Keahlian Kuliner untuk tumbuh sebagai calon tenaga kerja yang kompeten, adaptif, disiplin, dan mampu bekerja dalam tim.
“Belajar dari industri, berlatih dengan pengalaman nyata, dan tumbuh menjadi calon profesional kuliner.”
Jurnalis: I’id Masruro, S.Pd dan Sundari, S.Pd
Editor: Ning Tyas Asih, S.Pd