KOTA MALANG — Media sosial saat ini tidak hanya berfungsi sebagai media interaksi, tetapi juga menjadi ruang informasi yang berisiko membawa dampak negatif apabila tidak disikapi dengan bijak. Menanggapi urgensi tersebut, Ditressiber Polda Jawa Timur dan SMK Negeri 2 Malang menyelenggarakan Sosialisasi Etika Bermedia Sosial dan Pencegahan Kejahatan Digital pada Kamis, 17 September 2026.
Bertempat di Aula Student Center Pertamina SMK Negeri 2 Malang, kegiatan edukatif ini diikuti secara antusias oleh seluruh murid kelas X. Hadir mewakili Kapolda Jawa Timur, dua narasumber ahli dari Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jatim, yakni AKP Hari Subagio, S.H., M.H. selaku Kasi Korwas PPNS Ditressiber Polda Jatim dan IPDA Agung Rian Asmoro, S.Pd., S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku PS. Paursubbagminopsnal Ditressiber Polda Jatim.

Dalam pemaparannya, AKP Hari Subagio mengupas tuntas maraknya kejahatan siber, mulai dari penipuan online, penyebaran berita bohong (hoaks), hingga provokasi aksi negatif dan propaganda radikalisme di media sosial. Ia menekankan pentingnya memahami regulasi dan etika hukum di dunia digital agar para pelajar tidak terjerat hukum akibat ketidaktahuan.
Sementara itu, dari sudut pandang psikologi digital, IPDA Agung Rian Asmoro menyoroti fenomena ‘jebakan batman’, yakni kondisi ketika anak muda berniat kritis atau sekadar mengunggah ulang (reshare) konten, tetapi justru terjebak menjadi pelaku penyebaran provokasi.
“Ada garis tipis antara bersikap kritis yang membangun dengan terprovokasi secara emosional. Kritis berlandaskan data dan analisis objektif, sedangkan terprovokasi dipicu emosi sesaat akibat narasi menyesatkan. Pelajar harus lihai menyaring sebelum membagikan informasi,” paparnya.
Turut hadir mendampingi jalannya acara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kemuridan, Srirohatul Juma’idah, S.ST.Par., bersama jajaran tim kemuridan. Pihak sekolah menyambut positif inisiatif ini sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan mental dan integritas peserta didik di era digital.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan materi yang disampaikan dapat membawa kebaikan bersama sekaligus menjadi benteng kokoh bagi seluruh murid SMK Negeri 2 Malang dalam menghadapi potensi ancaman kejahatan di media sosial. Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dinamis antara para murid dan narasumber, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen mewujudkan ruang digital yang sehat dan aman.
Junalis : Erwin Mulyo Pambudi, S.Pd., M,Pd., Gr.