Malang, 29 Juli 2026 — Program Kelas Industri Hotelier SMKN 2 Malang kembali menghadirkan kegiatan Guru Tamu (Guest Teacher) pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan kali ini mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi & Budaya Kerja Industri Kuliner” dengan menghadirkan narasumber Kurnain Husen, yang saat ini menjabat sebagai Human Resource (HR) Manager di Aston Malang Hotel & Conference Center. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan murid Kelas Industri agar memiliki kompetensi dan mental kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri kuliner secara nyata.
Kurnain Husen memiliki rekam jejak panjang dan matang di bidang sumber daya manusia, khususnya di industri perhotelan. Perjalanan kariernya dimulai sebagai English Teacher dan Personnel Officer di Intan Laguna Hotel, Senggigi-Lombok, kemudian berlanjut sebagai Personnel Officer hingga Assistant HR Manager pada masa pre-opening HARRIS Resort Waterfront Batam. Beliau selanjutnya menjabat sebagai HR Manager pada masa pre-opening HARRIS Hotel & Conventions Malang, dilanjutkan sebagai HR Manager di Santika Hotel Mataram-Lombok, serta Shalimar Boutique Hotel Malang. Pengalamannya juga merambah sektor non-hotel diberbagai perusahaan ternama. Sejak 5 Mei 2026, beliau resmi menjabat sebagai HR Manager di Aston Malang Hotel & Conference Center hingga saat ini. Rekam jejak lintas sektor inilah yang membuat materi yang disampaikan menjadi sangat kaya, karena memadukan perspektif operasional hotel dengan pengelolaan SDM di industri manufaktur dan distribusi.

Dalam paparannya, Kurnain menekankan bahwa persaingan industri perhotelan saat ini semakin ketat, sementara ekspektasi tamu terhadap kualitas makanan terus meningkat. Beliau menyampaikan empat poin utama sebagai fokus peningkatan kompetensi bagi calon tenaga kerja di bidang kuliner:
- Membangun tim kuliner yang profesional, produktif, dan berorientasi pada kepuasan tamu.
- Menyikapi ketatnya persaingan industri perhotelan dan meningkatnya ekspektasi tamu.
- Menjaga konsistensi produk sebagai kunci kepuasan pelanggan.
- Mengembangkan sumber daya manusia untuk kepentingan jangka panjang.
Selain itu, beliau juga memaparkan lima hard skill utama yang wajib dikuasai oleh seorang tenaga kuliner profesional, yaitu teknik memasak (cooking technique), keamanan dan higiene pangan (food safety & hygiene), standar resep (standard recipe), penataan dan penyajian hidangan (plating & presentation), serta pengendalian biaya bahan makanan (food cost control).
Salah satu bagian menarik dari materi adalah pengenalan budaya kerja karyawan hotel yang dirangkum dalam akronim HOTELIER, meliputi:
H – Honesty: jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
O – Out of the box: kreatif, inovatif, dan memiliki ide untuk maju.
T – Team Work: kerja sama, bersinergi, saling membantu, dan peduli.
E – Effective Service: bekerja sesuai standar, prosedur, dan peraturan yang berlaku.
L – Learning: terus belajar dan mengembangkan diri.
Nilai-nilai ini ditekankan sebagai fondasi karakter kerja yang harus dimiliki murid ketika kelak terjun langsung ke industri kuliner. Kegiatan ini juga diselingi sesi interaktif berupa kuis ringan seputar jaringan hotel, yang mendorong murid untuk lebih mengenal brand-brand perhotelan yang beroperasi di Kota Malang. Suasana diskusi berlangsung interaktif, dengan murid Kelas Industri antusias mengikuti pemaparan dan tanya jawab bersama narasumber. Melalui kegiatan Guru Tamu ini, diharapkan murid Kelas Industri SMKN 2 Malang dapat memperoleh gambaran nyata mengenai dunia kerja bidang kulliner di industry perhotelan, sekaligus terbekali dengan kompetensi teknis dan budaya kerja yang relevan sebelum terjun langsung ke industri.
Jurnalis: Lutfiyah Afidah, S. Pd